Penerapan RFID pada perpustakaan sudah saatnya.

Sistem RFID. Suatu sistem RFID dapat terdiri dari beberapa komponen, seperti tag, tag reader, tag programming station, circulation reader, sorting equipment dan tongkat inventory tag.
Kegunaan dari sistem RFID ini adalah untuk mengirimkan data dari piranti portable, yang dinamakan tag, dan kemudian dibaca oleh RFID reader dan kemudian diproses oleh aplikasi komputer yang membutuhkannya. Data yang dipancarkan dan dikirimkan tadi bisa berisi beragam informasi, seperti ID, informasi lokasi atau informasi lainnya seperti harga, warna, tanggal pembelian dan lain sebagainya.
Beberapa komponen RFID pada Penerapan di perpustakaan. Terdapat konfigurasi yang umum dalam penerapan sistem RFID di perpustakaan yaitu :

Dapat ditulis ulang ,label standar ISO mengidentifikasi dan melacak berbagai barang atau buku (materials). Memori chip menyimpan informasi buku tersebut. Status security tersimpan langsung pada label. Menghilangkan garis pandang yang diperlukan untuk memproses bahan pustaka atau buku. Garansi.

Conversion Station :

Konversi ID barang atau buku dari barcode ke label RFID
Secara otomatis menyalurkan / mengeluarkan label. Mencakup layar sentuh, scanner barcode optic, RFID reader dan gerobak portable. Memungkinkan programming / reprogramming (entri data). Tidak memerlukan koneksi ke sistem sirkulasi terotomasi.

SelfCheckTM System :

Secara dramatis menyederhanakan proses checkout/check-in
(peminjaman/ pengembalian). Memproses buku atau barang dengan barcode dan label RFID. Dapat memproses banyak barang sekaligus secara bersamaan. Kendali / operasi dengan layar sentuh. Pilihan fleksibel : 4 bahasa standard tersedia tambahan (Indonesia), memungkinkan pembayaran biaya atau denda.

Staff Workstation :

Meningkatkan efisiensi tempat kerja dan ergonomic.
Memproses barang atau buku dengan barcode dan label RFID. Display dikombinasikan dengan display sistem otomasi. Bekerja dengan komputer di meja sirkulasi, scanner,printer. Bekerja sebagai tempat sirkulasi atau tempat programming label (data entri). Dapat memproses peminjaman (check-out) banyak barang/ buku sekaligus secara bersamaan.

Digital Library Assistant :

Mampu membaca sendiri, shelving, pengurutan, pencarian, penyiangan, dan pencarian yang luar biasa. Dapat digunakan untuk scan barang atau buku untuk status sekuriti dalam hal alarm berbunyi. Secara bersamaan melakukan pembacaan, pencarian, dan scan persediaan. Dapat memegang/menyimpan informasi lebih dari 1 juta barang atau buku. Antena mempermudah pembacaan pada rak yang tinggi dan rendah. Design yang mudah, tanpa kabel, dan ergonomis.

Di era keterbukaan ini memungkinkan banyaknya akses untuk mencari informasi dari segala penjuru dunia. Salah satunya adalah melalui perpustakaan. Dengan adanya perpustakaan kita dapat mencari, mengolah ataupun menyimpan data, yang kini telah berkembang dalam bentuk digital, atau yang dikenal dengan perpustakaan digital.
Teknologi informasi RFID telah membawa perubahan dalam berbagai sektor, termasuk perpustakaan. Perubahan penting dan mendasar bagi pengelolaan perpustakaan, baik dalam memberikan layanan maupun dalam menjalin hubungan antar lembaga, unit atau institusi.

Pada Tag reader meminta isi yang dipancarkan oleh signal RF. Tag merespon dengan memancarkan kembali data resident secara lengkap meliputi serial nomor urut yang unik. RFID mempunyai beberapa keuntungan yang utama melebihi sistem barcode yaitu kemungkinan data dapat di baca secara otomatis tampa memperhatikan garis arah pembacaan, melewati bahan non konduktor seperti karton kertas dengan kecepatan akses beberapa ratus tag per detik pada jarak beberapa (+ 100) meter. Tag RFID terbuat dari microchip dengan dasar bahan dari silikon yang mempunyai kemampuan fungsi identifikasi sederhana yang disatukan dalam satu desain. Kemampuan tag RFID untuk membaca dan menulis (read/write) menyimpan pada storage untuk mendukung enkripsi dan kontrol akses.

Terjadinya perubahan pola pikir tentang perpustakaan, yaitu penyediaan koleksi yang dimiliki ke arah konsep dalam memberikan informasi, telah menjadikan jalinan kerjasama antar perpustakaan dalam menampilkan koleksi yang dapat memudahkan penyampaian informasi, semakin mudah untuk diwujudkan, apalagi dengan adanya perkembangan sistem RFID yang dipakai dalam perpustakaan. Maka konsep gedung yang besar dan mewah serta banyaknya koleksi bukan merupakan sesuatu yang ideal lagi. Oleh karena itu pengembangan perpustakaan yang berbasis RFID bagi tenaga pengelola perpustakaan, dapat membantu pekerjaan di perpustakaan melalui fungsi sistem otomasi perpustakaan, sehingga proses pengelolaan perpustakaan lebih efektif dan efisien.

Tujuan dari pengembangan perpustakaan adalah mengimplementasikan RIFD pada sistem perpustakaan dalam membantu staff dan para pustakawan dalam mencari informasi suatu produk, tempat, waktu atau transaksi dengan cepat tanpa ada nya human error, serta indentifikasi dan security dalam perpustakaan. RFID dapat digunakan untuk menjalankan 2 (dua) fungsi sekaligus yaitu : identifikasi dan sekuriti. RFID tagsys menggantikan barcode dan peralatan anti pencurian. Fitur yang unik tersebut meningkatkan pengelolaan koleksi dan membuat aktivitas sirkulasi makin cepat serta akurat dalam satu operasi. Sistem RFID dapat mempercepat peminjaman, memelihara koleksi pada susunan yang benar, dan bahkan mengurangi kesalahpahaman di antara petugas perpustakaan. Yang ingin melihat cara kerja RFID pada perpustakaan telah kami sediakan videonya yang bisa diunduh disini. Video ini dapat dijalankan menggunakan WinAMP. Untuk kemudahan anggota perpustakaan pada sistem layanan mandiri dapat terlihat seperti gambar di bawah ini:

Video aplikasi layanan mandiri berbantuan RFID lain dapat anda unduh : disini.

Kami menerima pemesanan peralatan RFID baik hardware maupun software yang kompatibel dengan database yang telah digunakan. Semoga bermanfaat !!!

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s